Gejala Awal Kehamilan dan Waktu yang Tepat untuk Tes Kehamilan

waktu yang tepat untuk tes kehamilan

Sebagian besar orang yang telah aktif secara seksual selalu menganggap bahwa terlambat menstruasi adalah tanda kehamilan yang paling awal. Setiap kali merasa terlambat datang bulan insting akan langsung memerintahan mengambil tespek dan melakuan uji kehamilan. Hal ini tidak sepenuhnya salah, meskipun sebetulnya terlambat menstruasi tidak selalu berarti gejala awal kehamilan dan bukan satu satunya ciri kehamilan.

Para ahli juga menemukan bahwa ternyata menggunakan tespek ketika merasa terlambat menstruasi bukanlah waktu yang tepat untuk tes kehamilan. Tespek adalah alat yang diciptakan untuk mendeteksi kandungan hCG pada urin perempuan. Kandungan ini hanya bisa ditemukan pada urin perempuan yang tengah hamil.

Jumlah hCG dalam urin sangat sedikit pada masa masa awal kehamilan. Jumlahnya akan semakin tinggi seiring semakin bertambahnya usia kandungan. Rata rata kandungan hCG dalam urin baru bisa terdeteksi di sekitar 5 hari sebelum jadwal menstruasi berikutnya. Oleh karena itu waktu yang tepat untuk tes kehamilan adalah sekitar 5 hari menjelang perkiraan jadwal menstruasi berikutnya.

Setiap produk tespek pastilah mengklaim sebagai yang paling akurat, bahkan tak ragu untuk mengklaim bahwa keakuratannya bisa mencapai 99%. Padahal kenyataannya tidak selalu demikian. Keakuratan tespek sangat bergantung pada merk, waktu pengetesan dan juga cara Anda menggunakannya.

Cara Menggunakan Tespek Agar Hasilnya Akurat

Berikut adala cara menggunakan tespek agar hasil yang didapat akurat:

  • Periksa Kondisi Tespek

Tespek juga memiliki tanggal kadaluwarsa. Sebelum mulai menggunakan tespek sebaiknya periksa terlebih dahulu tespek masih layak pakai atau tidak. Tespek yang sudah kadaluwarsa atau rusak karena terlalu lama disimpan tentunya tidak dapat digunakan untuk mengecek kehamilan.

  • Baca Petunjuk Penggunaan yang Baik dan Benar
Baca Juga :  Buat Ibu Muda Pekerja, Berikut Cara Menyimpan ASI Perah

Beberapa tespek memiliki cara yang berbeda dalam penggunaannya. Ada yang mengharuskan Anda menampung air kemih di wadah yang disediakan dan kemudian mencelupkan tespek kesana. Ada pula yang bisa langsung dikenai air kencing. Jika memakai jenis yang kedua usahakan aplikator tespek terkena air kencing selama minimal 5 detik.

  • Diamkan Tespek Selama Beberapa Saat

Tespek membutuhkan waktu beberapa saat untuk memproses. Simpan tespek yang telah Anda gunakan di tempat yang aman dan diamkan beberapa saat sesuai petunjuk yang ada pada kemasan. Setelah itu barulah Anda bisa melihat hasil yang ditunjukkan pada indikator. Pada umumnya semua tespek memiliki standar petunjuk hasil yang sama, 1 garis untuk negatif dan 2 garis untuk positif.

Perlu dipahami bahwa seringkali tespek mengeluarkan hasil yang akurat. Jika tespek menunjukkan 1 garis atau 2 garis namun yang 1 nya masih samar, Anda bisa mengulangin penggunaan dengan cara yang sama beberapa hari berikutnya. Pengecekan ulang ini semakin perlu dilakukan bila ternyata Anda benar benar mengalami keterlambatan menstruasi meskipun hasil yang dimunculkan tespek adalah negatif.

Selain menggunakan tespek, kehamilan juga bisa dikenali dari beberapa ciri ciri yang secara alami akan dimunculkan oleh tubuh perempuan. Beberapa gejala awal kehamilan seringkali mirip dengan gejala pra menstruasi.

Anda perlu betul betul memperhatikan berbagai perubahan yang dirasakan pada tubuh. Pasalnya terlambat mengetahui kehamilan dapat menjadi hal yang berbahaya baik bagi janin yang dikandung maupun bagi sang ibu sendiri. Semakin cepat mengetahui kehamilan juga akan semakin baik karena semakin cepat juga nutrisi ibu hamil dapat dicukupi.